Pada materi sebelumnya
kita telah membahas mengenai “Dinamika Penerapan Demokrasi Pancasila”, Indonesia
setidaknya telah melalui empat masa demokrasi dengan berbagai versi. Pertama
adalah demokrasi liberal dimasa kemerdekaan. Kedua adalah demokrasi terpimpin,
ketika Presiden Soekarno membubarkan konstituante dan mendeklarasikan demokrasi
terpimpin. Ketiga adalah demokrasi Pancasila yang dimulai sejak pemerintahan
Presiden Soeharto. Keempat adalah demokrasi yang saat ini masih dalam masa
transisi. Kelebihan dan kekurangan pada masing-masing masa demokrasi tersebut
pada dasarnya bisa memberikan pelajaran berharga bagi kehidupan kita.
Kemudian selanjutnya
kita akan membahas mengenai “Membangun Kehidupan yang Demokratis di Indonesia”
1.
Pentingnya
Kehidupan yang Demokratis
Kehidupan
demokratis memiliki makna kehidupan yang bersifat dan bercirikandemokrasi.
Kehidupan yang demokratis merupakan kehidupan yang didasari prinsip-prinsip demokrasi
di segala bidang kehidupan baik bidang politik, ekonomi, sosial kebudayaan dan
pertahanan keamanan. Kehidupan demokratis merupakan kehidupan yang penuh
perdamaian,tanpa kekerasan dan pemaksaan kehendak, adanya kebebasan individu
untuk menentukannasibnya sendiri, saling menghormati adanya perbedaan tetapi
tetap memiliki tanggung jawabmewujudkan ketertiban bersama.
Pada
Hakikatnya sebuah negara dapat disebut sebagai negara yang demokratis, apabila sebagai
berikut:
a. Rakyat
memiliki persamaan kedudukandi depan hukum
b. Rakyat
memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan
c. Rakyat
memperoleh pendapatan yang layak karena terjadi distribusi pendapatan yang adil
d. Rakyat
memiliki kebebasan yang bertanggung jawab
2.
Perilaku
yang Mendukung Tegaknya Nilai-Nilai Demokrasi
Demokrasi
akan terwujud jika mendapat dukungan dari masyarakat. Untuk menjalankan
kehidupan demokratis, kita bisamemulainya dengan cara menampilkan beberapa
prinsip di bawah ini dalamkehidupan sehari-hari, yaitu:
-
Membisakan diri untuk berbuat sesuai
dengan aturan main atau hukumyang berlaku!
-
Membiasakan diri bertindak demokratis
dalam segala hal
-
Membiasakan diri menyelesaikan persoalan
dengan musyawarah
-
Membiasakan diri mengadakan perubahan
secara damai tidak dengankekerasan
-
Membiasakan diri untuk memilih
pemimpin-pemimpin melalui cara-carayang demokratis
-
Selalu menggunakan akal sehat dan hati nurani
luhur dalam musyawarah
- Selalu mempertanggungjawabkan hasil keputusan
musyawarah baik kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, bangsa dan negara
bahkan secarapribadi
-
Menuntut hak setelah melaksanakan kewajiban
-
Menggunakan kebebasan dengan rasa
tanggung jawab
-
Mau menghormati hak orang lain dalam
menyampaikan pendapat
-
Membiasakan diri memberikan kritik yang
bersifat membangun
Kita
sebagai generasi penerus bangsa dan sebagai ujung tombak dalam usaha menegakkan
nilai-nilai demokrasi, sudah semestinya mendemonstrasikan peran serta dalam
usaha mewujudkan kehidupan yang demokratis. Paling tidak, mungkin dengan
mencoba membiasakan hidup demokratis di lingkungan keluarga dan di lingkungan
sekolah maupun masyarakat tempat kalian tinggal, sehingga pada akhirnya
berkembang menuju kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis.
Berikut
contoh sikap dapat mencerminkan upaya penegakan nilai-nilai demokrasi:
- Lingkungan Keluarga
1)Membiasakan diri untuk menempatkan
anggota keluarga sesuai dengan kedudukannya
2)Membiasakan mengatasi dan memecahkan
masalah dengan jalan musyawarahmufakat
3)Saling menghargai perbedaan pendapat
masing-masing anggota keluarga.
4)Mendahulukan kepentingan bersama
daripada kepentingan pribadi
- Lingkungan Sekolah
1) Berusaha selalu berkomunikasi individual
2) Ikut serta dalam kegiatan politik di
sekolah seperti pemilihan ketua OSIS, ketua kelas,maupun kegiatan yang lain
yang relevan
3) Berani mengajukan petisi (saran/usul)
4) Berani menulis artikel, pendapat, opini
di majalah dinding
5) Selalu mengikuti jenis pertemuan yang
diselenggarakan OSIS
6) Berani mengadakan kegiatan yang
merupakan realisasi dari program OSIS dansebagainya
- Lingkungan Masyarakat
1)Bersama-sama menjaga kedamaian masyarakat
2)Berusaha mengatasi masalah yang timbul dengan
pemikiran yang jernih
3)Mengikuti kegiatan rembug desa
4)Mengikuti kegiatan kerja bakti
5)Bersama-sama memberikan ususlan demi
kemajuan masyarakat
3. Sikap positif terhadap pelaksanaan
demokrasi di Indonesia
- Pelaksanakan hak pilih (memilih dan
dipilih) dalam pemilu dan menjauhkan diri darisi&at golput (golongan putih
artinya tidak ikut memilih dalam pemilu)
- Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan
- Menyukseskan pemilu yang "luberjurdil" (langsung, umum, bebas,
rahasia, jujur dan adil)
- Menaati hukum
- Setiap keputusan diambil dengan
musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama
- Saling mendukung setiap usaha pembelaan
negara
- Saling menghormati kebebasan memeluk
agama dan beribadah sesuai agama dan kepercayaan